lpk intan

lpk intan

Selasa, 16 Februari 2016

Cara Membuat Film-bordir LOGO OSIS dengan WILCOM

Aktifkan program Wilcom Embroidery yang sudah terinstal pada komputer/laptop Anda, dan panggil file LOGO OSIS.JPG yang akan digunakan sebagai penuntun dalam proses pembuatan film bordirnya.

Ukurannya disesuaikan dengan ketentuan yang berlaku, tinggi 8 cm dan lebar 6,5 cm.
Perhatikan, ada berapa warna pada logo OSIS tersebut? Orange, merah, putih, abu-abu dan hitam, jadi semuanya ada 5 warna. Berarti perlu dibuat 5 layer, masing-masing untuk satu warna benang bordir yang berbeda.

Layer 1 untuk benang warna orange, merupakan dasar dari logo.
Tentukan batasan area yang berwarna orange kemudian diisi dengan stick tusukan bordir yang sesuai, misalnya jenis tatami.

Layer 2 untuk warna merah, tentukan batasan area yang berwarna merah dan diisi dengan stick tusuk bordir yang sesuai dengan bentuk lengkungan.
Layer 3 untuk warna putih, tentukan batasan area yang berwarna putih dan diisi dengan stick tusuk bordir yang sesuai dengan bentuknya.

Demikian selanjutnya dibuat layer 4 untuk warna abu-abu dan layer 5 untuk warna hitam. Caranya relatif sama gampangnya, tentukan batasan areanya, lalu diisi dengan stick tusuk bordir yang serasi.

Perlu dipahami, bahwa file gambar JPG yang dimasukkan program Wilcom hanyalah berguna sebatas membantu dalam menentukan batasan area bordir saja, dan yang dapat menjalankan mesin bordir digital adalah isian stick tusuk bordir yang telah ditentukan.
File gambar JPG berguna untuk printer, azasnya warna kuning plus merah bisa menjadi warna coklat. Sedang film bordir adalah untuk mesin bordir, azasnya benang kuning plus benang merah bukan jadi benang coklat, tapi malah jadi benang mbrundet…he-he-he…

Tulisan OSIS pada logo bukan font standar (bentuk huruf standar), karena itu tidak diolah menggunakan fasilitas lettering (huruf) tetapi tetap menggunakan desain gambar.

Kiranya olah film bordir logo OSIS sudah lengkap ujudnya, tetapi kisah ceritanya belum berakhir sampai disini. Masih ada langkah penting yang perlu dilakukan…

Langkah penting selanjutnya adalah mendefinisikan proses jalannya jarum jahitan pada mesin bordir digital atau mesin jahit berkomputer sebagai berikut:
Layer 1 warna untuk benang orange, gerakan tusukan jarum harus ditentukan titik awal dan titik akhirnya.
Demikian pula untuk layer 2, layer 3, layer 4 dan layer 5, semua harus didefinisikan letak titik awal tusukan jarum dan titik akhir tusukan jarumnya. Tujuannya adalah supaya hasil bordir lebih baik, tidak terjadi loncatan-loncatan yang dapat mengganggu kelancaran dalam proses bordir otomatis menggunakan mesin bordir digital.

Setelah proses jalannya jarum bordir sudah dipastikan, selanjutnya dilakukan tes di layar monitor (operating preview), dan perhatikan adakah loncatan jarum dalam proses bordir yang dilaksanakan.
Setelah yakin proses bordirnya sip dan ok banget, selanjutnya file tersebut disimpan, dengan ekstensi pilihan yang disesuaikan dengan merk dan tipe mesin bordir yang akan digunakan. Jangan kuwatir, program Wilcom Embroidery mengenal semua merk dan tipe mesin bordir digital yang beredar di pasaran.

Bila file film bordir tersebut disimpan pada flashdisk, kemudian flashdisk ditancapkan pada USB mesin bordir digital atau mesin jahit berkomputer yang memiliki port USB, maka proses bordir otomatis sudah siap dijalankan.


Mudahnya membordir pada jaman digital sudah nyata terjadi pada kehidupan nyata di sekeliling kita, sayangnya, kenapa masih sangat langka warga masyarakat yang berminat mengikuti pelatihan bordir Wilcom yang memberikan harapan sangat cerah…

Bayangkan, semua anak sekolah SD, SMP, SMA butuh logo OSIS di baju seragam sekolahnya, berarti kebutuhan bordir logo OSIS sangat banyak, dan selembar kain ukuran sekitar 10 x 10 cm setelah dibordir otomatis dapat dijual sekitar tiga ribu rupiah…

Logo warna-warni juga dapat dibordir menggunakan mesin jahit berkomputer meskipun hanya memiliki satu jarum. Bedanya, pada saat pergantian layer, mesin jahit akan berhenti otomatis untuk diganti warna benangnya, baru dilanjut setelah ditekan tombol continue pada mesin tersebut. Jadi pada proses bordir logo OSIS, yang pertama dipasang benang atas warna orange untuk membordir layer 1, setelah selesai mesin berhenti. Lalu diganti benang merah (atasnya saja), tekan continue maka proses bordir layer 2 dilaksanakan, demikian seterusnya sampai lengkap jadi logo warna-warni.

Ada bisnis bordir digital yang lebih menarik, yaitu membuat label nama siswa yang lazim dipasang pada pakaian seragam sekolah dan pakaian seragam pramuka.

Mesin jahit berkomputer model setara ini sudah banyak beredar di pasaran dengan harga terjangkau, mari lihat-lihat mesin jahit terbaru ke SINGER SEMARANG… ok?


Terimakasih atas perhatian Anda.
Penulis: Iman S Prositadika (penyusun program pelatihan LPK Intan Sruweng).


Tidak ada komentar:

Posting Komentar